Minggu, 31 Januari 2016

MISTERI 2016

Ada apa dengan tahun 2016?


Begitu banyak teragedi yang terjadi pada awal tahun ini dari pemberitaan gafatar .
Membunuhan Mirna .
Bom thamrin .
pengusiran mantan anggota eks gafatar .
Terbongkarnya kembong narkoba .
Banjir di sejumblah wilayah . 


Lalu apa lagi yang akan terjadi pada hari hari berikutnya, bulan bulan selanjutnya?
Teragedi apalagi yang akan kita hadapi?

Apakah ini awal dari kehancuran dunia yng kita huni dari seribu ribu beratus ratus tahun lalu .

Masaallah

Sabtu, 30 Januari 2016

Topeng iblis

Terkadang manusia lupa akan satu hal :

Apa yang kita lihat baik belum tentu baik, kepercayaan saja bisa di permainkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab hanya karena hambisi dan ke kuasaan duniawi..
Terlebih lagi sebagian orang bersimbunyi di kebaikan yang mereka tujukan pada kita seakan kita terlena mempercayai nya ..

Memang tidak mudah menilai bahkan kita sendiri pun tidak bisa membedakan mana yg baik mana yg buruk..

Di saat ke busukan terungkap hanya bisa pertanya [mengapa? Padahal ia tampak baik disemua orang] hanya itu, hanya itu yang bisa eluhkan .

Cerdas lah dan sadari bahwa kita hidup di tengah-tengah mahluk bertopeng malaikat yang berhati iblis .

Senin, 25 Januari 2016

Silek Menangkabau

"Kali ini saya akan share tentang"     

"Sejarah Silat di Minangkabau"


Kajian sejarah silat memang rumit karena diterima dari mulut ke mulut. Bukti tertulis kebanyakan tidak ada. 
Seorang Tuo Silek dari Pauah, Kota Padang, cuma mengatakan bahwa dahulu silat ini diwariskan dari seorang kusir bendi "andong" dari Limau Kapeh [9]

Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat. Seorang guru silat dari Sijunjung, Sumatera Barat mengatakan bahwa ilmu silat yang dia dapatkan berasal dari Lintau .
 [10]Ada lagi Tuo Silek yang dikenal dengan nama Angku Budua mengatakan bahwa silat ini beliau peroleh dari Koto Anau, Kabupaten Solok. 
[11]Daerah Koto Anau, Bayang dan Banda Sapuluah di Kabupaten Pesisir Selatan, Pauah di Kota Padang atau Lintau pada masa lalunya adalah daerah penting di wilayah Minangkabau. Daerah Solok misalnya adalah daerah pertahanan kerajaan Minangkabau menghadapi serangan musuh dari darat, sedangkan daerah Pesisir adalah daerah pertahanan menghadapi serangan musuh dari laut. 
Tidak terlalu banyak guru-guru silat yang bisa menyebutkan ranji guru-guru mereka secara lengkap.
Jika dirujuk dari buku berjudul Filsafat dan Silsilah Aliran-Aliran Silat Minangkabau karangan Mid Djamal (1986), maka dapat diketahui bahwa para pendiri dari Silek "Silat" di Minangkabau adalah
 
1  {Datuak Suri Dirajo diperkirakan berdiri pada tahun 1119 Masehi di daerah Pariangan, Padangpanjang, Sumatera Barat}
2 { Kambiang Utan (diperkirakan berasal dari Kamboja}
3 { Harimau Campo (diperkirakan berasal dari daerah Champa}
4 { Kuciang Siam (diperkirakan datang dari Siam atau Thailand}
5 { Anjiang Mualim (diperkirakan datang dari Persia }

Di masa Datuak Suri Dirajo diperkirakan silat Minangkabau pertama kali diramu dan tentu saja gerakan-gerakan beladiri dari pengawal yang empat orang tersebut turut mewarnai silek itu sendiri.[12]Nama-nama mereka memang seperti nama hewan (Kambing, Harimau, Kucing dan Anjing), namun tentu saja mereka adalah manusia, bukan hewan menurut persangkaan beberapa orang. 

Asal muasal Kambiang Hutan dan Anjiang Mualim memang sampai sekarang memerlukan kajian lebih dalam, sebab dari mana sebenarnya mereka berasal karena nama mereka tidak menunjukkan tempat secara khas. Mengingat hubungan perdagangan yang berumur ratusan sampai ribuan tahun antara pesisir pantai barat kawasan Minangkabau "Tiku, Pariaman, Air Bangis, Bandar Sepuluh dan Kerajaan Indrapura" dengan Gujarat "India", Persia "Iran dan sekitarnya"
" Hadhramaut (Yaman)" Mesir, Campa "Vietnam sekarang" dan bahkan sampai ke Madagaskar di masa lalu, bukan tidak mungkin silat Minangkabau dipengaruhi  dari beladiri yang mereka miliki. 

Melalui transportasi beberapa sungai dari Provinsi Riau yang memiliki hulu di wilayah Sumatera Barat "Minangkabausekarang, dapat dimengerti  bagaimana hubungan beladiri Minangkabau dengan beladiri dari Cina, Siam dan Champa bisa terjadi karena jalur perdagangan, agama, ekonomi, dan politik. 

Dapat dikatakan bahwa silat di Minangkabau adalah kombinasi dari ilmu beladiri lokal, ditambah dengan beladiri yang datang dari luar kawasan Nusantara. Jika ditelusuri lebih lanjut, diketahui bahwa langkah silat di Minangkabau yang khas itu adalah buah karya mereka. Langkah silat Minangkabau sederhana saja, namun di balik langkah sederhana itu, terkandung kecerdasan yang tinggi dari para penggagas ratusan tahun yang lampau. Mereka telah membuat langkah itu sedemikian rupa sehingga silat menjadi plastis untuk dikembangkan menjadi lebih rumit.
 "Penyabar Silat Menangkabau"
Sifat perantau dari masyarakat Minangkabau telah membuat silek Minangkabau sekarang tersebar ke mana-mana di seluruh dunia. Pada masa dahulunya, para perantau ini memiliki bekal beladiri yang cukup dan ke mana pun mereka pergi mereka juga sering membuka sasaran silat "perguruan silat" di daerah rantau dan mengajarkan penduduk setempat beladiri milik mereka. 
Mereka biasanya lebur dengan penduduk sekitar karena ada semacam pepatah di Minangkabau yang mengharuskan mereka berbaur dengan masyarakat di mana mereka tinggal.

Bunyi pepatah itu adalah dima bumi dipijak di situ langik dijujuang, dima rantiang dipatah di situ saja disauak 

Arti: Di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung, di mana rantiang dipatah di situ air disauk.
 Pepatah ini mengharuskan perantau Minang untuk menghargai budaya lokal dan membuka peluang silat Minangkabau di perantauan mengalami modifikasi akibat pengaruh dari beladiri masyarakat setempat dan terbentuklah genre atau aliran baru yang bisa dikatakan khas untuk daerah tersebut. Silek Minangkabau juga menyebar karena diajarkan kepada pendatang yang dahulunya berdiam di Ranah Minang. Jadi dapat dikatakan bahwa silek itu menyebar ke luar wilayah Minangkabau karena sifat perantau dari masyarakat Minangkabau itu sendiri dan karena diajarkan kepada pendatang.

"Nah itu dia sekilas mengenal sejarah silek Menangkabau"

Minggu, 24 Januari 2016

MATA

                    "MATA"
Bagiku tak perlu soflens untuk memperindah mata kita, syukuri saja apa yang ada yang diberikan allah .
Jangan hanya karna ingin di lihat indah bagi orang lain lalu merusak ke indahan yang di berikan sang maha pencipta .

Kamis, 21 Januari 2016

GGP

Bahagia banget deh dengar kamu gak bisa pulang lama,, hemm emang itu sih mauku gak lama lama ktemu orang gak penting kayak kamu..
Udah capek sih sebenarnya cuma aku kasihan aja sama kamu mah...
Udah kyak gak punya hidup aja kalo di tinggalin sama aku ...

Sandaran hati

Teringat ku teringat
Pada janjimu ku terikat
Hanya sekejap ku berdiri
Kulakukan sepenuh hati
Peduli ku peduli
Siang dan malam yang berganti
Sedihku ini tak ada arti
Jika kaulah sandaran hati

Selasa, 19 Januari 2016

PERMINTAAN HATI

Untuk kau ''Cahayaku"
Tiada kata yang bisa aku sampaikan selain "Maaf...dan Terimakasih"
Sudah memberikan arti di hidupki yang sempit ini..

Aku harus pergi
Bukan untuk meninggalkanmu 
Tapi harus terlepas darimu .

Jika kamu yakin akan ku maka inilah cara yang terbaik untuk di jalankan..